Sport

Oman Berniat Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Atas Indonesia

Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Oman, Tariq Sektioui berniat untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan timnya atas Indonesia yang kini sudah berjalan selama 38 tahun.

Kedua tim ini akan bertemu pada ajang FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB, dan Sektioui ingin rekor ini bertahan lebih lama lagi.

"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," kata pelatih asal Maroko tersebut pada jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Kamis.

Dikutip dari laman 11v11, Indonesia dan Oman sudah bersua enam kali, dengan tim Garuda memenangkannya sebanyak dua kali yakni pada 1987 dan 1988 pada ajang King's Cup. Dua laga ini dimenangkan Indonesia dengan skor 2-0 dan 3-0.

Empat laga berikutnya, Indonesia meraih satu kali imbang dan tiga kali kalah, termasuk pada pertemuan terakhir tahun 2021 ketika Indonesia yang dilatih Shin Tae-yong kalah 1-3 dari Oman dalam laga persahabatan.

Kendati menyambut laga ini dengan rekor positif, Sektioui yang akan memainkan laga debutnya dengan Oman melawan Indonesia, sejatinya tak terlalu peduli menang atau kalah.

Menurutnya, yang lebih besar dari laga ini adalah bagaimana timnya benar-benar berkembang dan menjadi lebih baik sebagai sebuah grup dan individu.

"Dan juga, ini adalah kesempatan yang baik untuk melanjutkan persiapan kami untuk turnamen Piala Negara Teluk berikutnya, untuk Piala Asia, dan mudah-mudahan insya Allah untuk Piala Dunia berikutnya," kata pelatih yang yang pernah menangani tim B timnas Maroko tersebut.

"Namun demikian, meskipun ini adalah pertandingan persahabatan, kami akan sangat serius. Kami selalu mencoba untuk menang, dan akan mencoba mendapatkan sebanyak mungkin dari pertandingan ini," kata dia.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, perwakilan pemain Khalid Al-Braiki mengatakan dirinya senang bertemu Indonesia, yang ia sebut sebagai salah satu tim modern.

Al-Braiki mengaku melihat pertandingan Indonesia saat mereka memainkan laga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berakhir dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak. Dua kekalahan ini membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Adapun, nasib yang sama juga dialami Al-Braiki dan Oman saat mereka juga gagal lolos ke Piala Dunia 2026 karena gugur di putaran keempat, setelah imbang melawan Qatar dan kalah dari Uni Emirat Arab.

"Kami melihat pertandingan mereka di kualifikasi terakhir dan itu adalah tim yang sangat bagus. Jadi, kami sangat senang bermain melawan Indonesia. Dan kami juga memulai babak baru dengan staf teknis yang baru, dengan pelatih kepala Tariq Sektioui. Dan kami percaya kami akan mencapai hal-hal besar," kata pemain 32 tahun yang berposisi sebagai bek tengah tersebut.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: